15
Jan
11

Matematika Sedekah

Wahhh…mudah2an nggak telat nih uplod tgs seminarnya..hehe (sibuk amet euyyy..emang kamana lhoo??)..maklum kan sama nte jg kite2 pada kerjain bejibun tgs. Emang sbagian orang mngatakan matematika tu momok menakutkan (emang serem yaaa??..he). Tapi ada juga yg bgitu senang dan sdikit saklek mungkin dgn matematika. Sampai-sampai nama anak kesayangannya namanya diambil dari salah satu mata kuliah di kampus kami (ada yg ngerasa ngak??..hehe just kidding).

Pusing gue (sejak kapan di nte  pake gue sgala?..haha). Iya pusing  baca sbagian artikel tmn2 dsini..ahh pada formal smua neeh…gpp kan sedkit santai dgn bahasa sehari-hari. Di tulisan ini sy nggak akan kasih ceramah kok ke tmn2 ato kasih rumus-rumus matematika yg bejibun sangat…

Tapi saya ingin sedkit share beberapa catatan penting tentang matematika sedekah. Pernah denger nggak tuh????

Matematika sedekah ini, mungkin tmn2 lebih populuer dengernya dari Ust. Yusuf Mansyur. Mungkin temen2 sering lihat di layar TV  muncul wajah ustad muda yang namanya sedang melejit. Dialah ustad Yusuf Mansur, ustad muda dari Betawi. Usianya memang masih sangat muda, setelah mencari data lewat Mbah Google saya baru tahu kalau dia lahir pada tanggal 19 Desember 1976, jadi usianya baru 33 pada tahun ini. Wajahnya yang baby face, bersih, dan terkesan imut-imut.

Ustad Yusuf Mansur mengusung tema “shadaqoh” atau sedekah dalam setiap dakwahnya. Dia mengajak ummat Islam untuk rajin bersedekah. Sebagian besar ummat Islam memahami sedekah adalah sebuah pemberian secara ikhlas untuk membantu orang dhuafa, misalnya memberi sedekah kepada pengemis, anak yatim, orang miskin, dan kaum papa lainnya. Setelah memberi sedekah umumnya kita melupakan pemberian tadi dan menganggap sedekah sebagai hal yang biasa saja.

Tapi, di “tangan” ustad Yusuf Mansur, makna sedekah (giving) lebih dari sekedar memberi. Dia menulis di dalam bukunya, The Power of Giving, tentang manfaat bersedekah. Sedekah tidak hanya untuk mensucikan harta, tetapi juga dapat menghapus dosa, memperoleh ampunan Allah, mendapatkan ridha dan kasih sayang dari Allah, memperoleh bantuan dari Allah, dan memakbulkan doa-doa. Dia menjelaskan konsep yang bernama “matematika sedekah”. Konsep matematika sedekah tidak sama dengan matematika yang kita kenal. Dasarnya ada pada Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 160 dimana Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang mau berbuat baik (bersedekah adalah salah satu perbuatan baik):

Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). QS. Al-An’am (6) : 160

Begini konsep matematika sedekah itu:
Menurut pelajaran matematika yang kita kenal di sekolah dasar,
10 – 1 = 9,
tetapi, di dalam matematika sedekah,
10 – 1 = 19,
sebab setiap kali kita bersedekah dengan memberikan satu unit rizki (harta) kita, Allah akan menggantinya (membalasanya) 10 kali lipat.

Jika matematika sedekah itu dilanjutkan, maka kita memperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:
10 – 2 = 28
10 – 3 = 37
10 – 4 = 46
10 – 5 = 55
10 – 6 = 64
10 – 7 = 73
10 – 8 = 82
10 – 9 = 91
10 – 10 = 100

Jadi, setelah 10 unit harta kita habis disedekahkan, maka kita memperoleh balasan dari Allah SWT 10 kali lipat dari semula, yaitu 100 unit. Matematika sedekah ini juga menjelaskan bahwa seseorang tidak akan jatuh miskin karena sering bersedekah, sebaliknya rizkinya makin bertambah. Subhanallah. Karena itu tidaklah perlu seseorang mempunyai sifat pelit atau kikir kepada orang lain.

Apakah balasan dari Allah SWT yang 10 kali lipat itu? Apakah berupa rezki yang jumlahnya 10 kali lipat dari harta yang kita sedekahkan? Wallahu alam, bisa begitu atau dalam bentuk yang lain, hanya Allah yang tahu. Balasan dari Allah SWT bisa berupa bantuan yang tidak terduga datangnya, bisa juga berupa dikabulkannya doa dan keinginan yang selama ini selalu dipinta. Ustad Yusuf Mansur menghadirkan kisah orang-orang yang mendapat anugerah tidak terduga karena kebiasaan bersedekah. Ada tukang bubur ayam keliling yang mendapat hadiah naik haji, ada wanita yang sudah “pertu” (perawan tua) mendapat jodoh, ada orang yang terlilit hutang yang ditolong orang lain sehingga hutangnya lunas, dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa memang Allah SWT membalas pemberian ummat-Nya dengan balasan yang tidak pernah ia bayangkan.

Satu hal yang pasti, Allah SWT sangat menyayangi ummat-Nya. Bersedekah atau memberi dapat mengijabah doa dan memudahkan banyak urusan. Memberi itu memang menakjubkan, giving is amazing.

Pertanyaan sekarang, jika kita tidak mempunyai uang atau harta, apa yang bisa kita berikan? Jadi, implikasi lain dari perintah memberi ini ialah kita diperintah untuk punya harta sehingga bisa memberi kepada orang lain. Hal ini sangat cocok sekali dengan konsep-konsep Islam yang sering didengungkan, yaitu rahmatan lil ‘alamin.

Sudah seharusnya kita menjadi  dermawan, yang sering memberi kepada sesama manusia. Yang sering berusaha membantu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendidikan, membantu yang jompo dan cacat, membantu pengobatan dan sebagainya.

Pesen saya (mudah2an nyambung dengan judul diatas) “jangan tabu dengan uang. Jangan pernah takut memberi, tapi takutlah untuk tidak bisa membei karena tidak punya apa-apa..Karena itu kita harus berusaha mandiri kalu bias lebih dini lebih baik”

Mengutip kata salah seorg motivator “Keluar dari zona nyaman dan mulai bekerja  cerdas dan bekerja keras”.

“inspiration toward a better life”…Soekardi ~ LeaPanK_iJo Grup.

*Sukardi Malik (G1D 007048)


3 Responses to “Matematika Sedekah”


  1. 1 math adict
    January 17, 2011 at 8:39 am

    mantaaaaaabbbbb cooyyy

  2. 2 ajustsampah
    January 18, 2011 at 5:08 am

    keren…
    Mantab..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


1_502554913l

Current CO2 Level in the Atmosphere

yang sudah mampir

  • 200,745 gamatika-ers

Kategori Tulisan

No Smoking

Lagi Online

Arsip

January 2011
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d bloggers like this: