Automorfisma
Isomorfisma ф : G→G, yaitu isomorfisma dari G ke dirinya sendiri disebut
automorfisma pada G.
Contoh : (R,+), ф : R→R, ф(x)=3x
(R⁺,·), ф : R⁺→ R⁺, ф(x)=x²
A(G) : himpunan semua automorfisma pada G
Operasi pada A(G)
× : A(G)×A(G)→A(G)
Definisi × : (α,β)→αβ ,α,β Є A(G)
Teorema :
A(G) terhadap komposisi, membentuk Grup
Bukti:

Terbukti bahwa A(G) terhadap komposisi, membentuk Grup.
Inner Automorfisma
untuk semua xЄG
disebut automorfisma dalam, selain itu disebut automorfisma luar
(outer automorfisma)
Akan ditunjukkan bahwa
suatu automorfisma

Terbukti bahwa λa suatu isomorfisma, karena λa : G→G maka λa automorfisma
I(G) : himpunan semua automorfisma dalam pada G
I(G) subset A(G)
Akan ditunjukkan bahwa I(G) ≤ A(G)

Terbukti bahwa I(G) ≤ A(G), selanjutnya I(G) membentuk subgrup normal pada A(G).
Subgrup Normal
Definisi Subgrup Normal
Misalkan H adalah suatu Subgrup dari Grup G, maka Subgrup H dikatakan
Subgrup Normal dari G ( ditulis
) bila
untuk setiap
.
Ekivalen dengan definisi di atas, H adalah Normal jika
untuk setiap g elemen G,
yakni, jika Koset Kiri dan Kanan dari H sarna.
Catatan : Apabila G grup abelian, maka setiap subgrup dari G adalah subgrup normal.
Beberapa teorema yang berkaitan dengan definisi subgroup normal
Teorema 1
Misalkan H subgroup dari G, maka H disebut subgroup normal dari G ( ditulis
)
jika dan hanya jika
, untuk setiap g € G
Bukti
misal g €G , karena H subgroup normal ( ditulis
) by definisi 
sehingga 
ambil sebarang g € G karena
, maka
.
Jadi terbukti H subgroup normal dari G.
Teorema 2
Misalkan H subgroup dari G, maka H disebut subgroup normal dari G
( ditulis
) jika dan hanya jika
untuk setiap a,b € G.
Bukti
misal H subgroup normal ( ditulis
) dan a,b € G.
kita lihat perkalian dua koset kanan yaitu
.
Karena H subgroup normal , berarti by definisi
.
Maka. 
misal g € G , kita pilih
, jelas
,
diperoleh
. Karena H subgroup maka
,
sehingga
dengan menggunaka hukum pembatalan kiri
pada Grup maka diperoleh
,
sehingga by teorema terbukti bahwa H subgroup normal dari G ( ditulis
).
Contoh soal
Misalkan (G,+) = Z6 = {0, 1, 2, 3, 4, 5} adalah suatu Grup dan H = {0, 2, 4}
adalah Subgrup dari G. Tunjukan bahwa H merupakan subgroup normal dari G
Penyelesaian :
Telebih dahulu akan ditunjukkan bahwa Koset Kiri dan Kanan dari H sama.

(G,+) = Z6 = {0, 1, 2, 3, 4, 5}, generatornya 0, 1, 2, 3, 4 dan 5
Koset kiri :
0 + H = 0 + {0, 2, 4} = {0, 2, 4}
1 + H = 1 + {0, 2, 4}= {1, 3, 5}
2 + H = 2 + {0, 2, 4}= {2, 4, 0}
3 + H = 3 + {0, 2, 4}= {3, 5, 1}
4 + H = 4 + {0, 2, 4} = {4, 0, 2}
5 + H = 5 + {0, 2, 4} = {5, 1, 3}
Koset kanan:
H + 0 = {0, 2, 4}+ 0 = {0, 2, 4}
H + 1 = {0, 2, 4}+ 1 = {1, 3, 5}
H + 2 = {0, 2, 4}+ 2 = {2, 4, 0}
H + 3 = {0, 2, 4}+ 3 = {3, 5, 1}
H + 4 = {0, 2, 4} + 4 = {4, 0, 2}
H + 5 = {0, 2, 4} + 5 = {5, 1, 3}
Sehingga :
0 + H = H + 0= {0, 2, 4}
1 + H = H + 1= {1, 3, 5}
2 + H = H + 2 = {2, 4, 0}
3 + H = H + 3 = {3, 5, 1}
H + 4 = H + 4 = {4, 0, 2}
H + 5 = H + 5 = {5, 1, 3}
Maka : koset kiri = koset kanan
sehingga : Subgrup dari H = {0,2,4} merupakan Subgrup Normal
untuk lebih jelasnya latihan soal lagi yuk!!! klik disini
Grup Faktor
Teorema : jika N subgrup normal dari G dan G/N={Na|aG}, maka G/N adalah suatu subgrup
terhadap operasi NaNb=Nab. Selanjutnya G/N disebut grup faktor dari G oleh N.
Bukti: Dari definisi operasi , untuk setiap koset Na dan Nb diG/N hasil operasinya, yaitu hasil kalinya,
kitatuliskan NaNb. Jadi NaNb=Nab.
- Untuk setiap koset Na, Nb dan Nc di G/N berlaku
Na(NbNc)=Na(N(bc))=N(a(bc))=N((ab)c)=(N(ab))Nc=(NaNb)Nc
Jadi, berlaku sifat asosiatif
- Terdapat koset N=Ne di G/N, dengan e unsur identitas di G, yang memenuhi
NaNe=N(ae)=Na dan NeNa=(N(ea)=Na
Untuk semua koset Na di G/N. Dengan demikian terdapat unsur identitas N=Ne elemen
G/N yang bersifat NaNe=NeNa untuk semua Na elemen G/N.
- Untuk setiap koset Na di G/N terdapat koset N(a-1)
di G/N yang memenuhi
NaN(a-1)=N(a a-1)=Ne dan N(a-1)Na=N(a-1a)=Ne
Jadi setiap koset Na elemen G/N mempunyai balikan (Na)-1=N(a-1)
Dari 1,2 dan 3 kita simpulkan bahwa G/N membentuk grup.
Contoh: G={1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10} dengan x mod 11 adlah grup normal. N={1, 10}
subgrup normal dari G. G/ N={N1,N2,N3,N4,N5}. Ingat bahwa
N1=N=N10, N2=N9={2,9}, N3=N8={3, 8}, N4=N7={4,7}, N5=N6{5,6}.
Tabel Cayley dari G/N tampak pada tabel di bawah.
Dengan memperhatikan tabel tersebut, maka kita dapat menunjukkan bahwa
G/N memenuhi semua aksioma dari grup.
Tabel Cayley: G/N={N1, N2, N3, N4, N5}
| N1 | N2 | N3 | N4 | N5 | |
| N1 | N1 | N2 | N3 | N4 | N5 |
| N2 | N2 | N4 | N5 | N3 | N1 |
| N3 | N3 | N5 | N2 | N1 | N4 |
| N4 | N4 | N3 | N1 | N5 | N2 |
| N5 | N5 | N1 | N4 | N2 | N3 |
Teorema: jika G suatu grup berhingga dan N subgrup normal daari G, maka 
Bukti:
, banyaknya koset kanan dari N dalam G.
Menurut teorema langrange, karena G grup berhingga dan subgrup dari G, maka
maka 
Grup Sederhana
Definisi :
Suatu grup G dikatakan sederhana
jika subgrup Normalnya hanyalah {e} dan G itu sendiri.
Dimana definisi dari subgroup normal yaitu
Definisi :
Diberikan grup G dan H subgrup dari G, subgrup H dikatakan normal jika berlaku

Grup sederhana berhingga (Finite simple Group), yaitu Grup sederhana yang banyak elemennya berhingga.
Grup sederhana berhingga memepunyai sifat-sifat yang serupa dengan Bilangan Prima.
Kita tahu bilangan Prima mempunyai sifat sebagai berikut:
-
Tidak bisa difaktorkan menjadi bilangan-bilangan yang lebih kecil
-
Setiap bilangan bulat yang lebih besar dari satu merupakan perkalian
dari bilangan-bilangan prima yang berbeda.
Begitu pula dengan Grup sederhana berhingga yang memmpunyai sifat-sifat sebagai berikut
-
Tidak bisa dipecah menjadi grup-grup yang lebih kecil.
-
Setiap Grup berhingga berorder lebih dari 1 merupakan gabungan dari Grup-grup sederhana berhingga yang berbeda
Contoh :
apakah grup terhadap operasi perkalian merupakan grup sederhana??
Jawab:
Sesuai dengan definisi grup sederhana
” jika subgrup Normalnya hanyalah {e} dan G itu sendiri maka G dikatakan grup sederhana”
Pada kasus ini, grup terhadap operasi perkalian bukan grup sederhana karena tidak bisa
memenuhi syarat dari subgroup normal yaitu koset kiri tidak sama dengan koset kanan
Bukti
Misal A € dimana
A = 
Adib : 
Sesuai dengan matrik terbukti bahwa
( matrik tidak bersifat asosiatif terhadap operasi perkalian ).
Biar lebih mengerti klik disini untuk melihat contoh-contoh soalnya
kalau belum jelas coba lagi klik disini
KELOMPOK 9
Donny sutrisna amijaya G1D009053
Mujamil hasan G1D009009
Agus kurniawan G1D009033
Helmina fitriani G1D007014



thanks banget atas penjelasannya yah,,,
berguna banget buat nambah kepahaman belajar ini..